Tips & Artikel

MIKRODERMABRASI : PROSES PEREMAJAAN KULIT BERMASALAH

15 July 2016 | By: Ergia

MIKRODERMABRASI : PROSES PEREMAJAAN KULIT BERMASALAH

Sekarang ini mikrodermabrasi telah dipakai secara luas untuk mengatasi kelainan kulit, seperti pori-pori yang membesar, mengurangi kerutan kulit kecil, mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati, mengurangi kadar minyak, mencegah pembentukan jerawat, mencegah penuaan dini, mengurangi countour strech mark, selulit, dll. Fungsi perawatan ini, mengurangi dan menghilangkan garis halus dan keriput pada wajah dan leher, meremajakan sel-sel kulit sehingga tampak lebih muda, segar dan cerah, mengurangi kantung mata dan memudarkan lingkaran kehitaman di bawah mata, serta menghilangkan flek dan bekas jerawat.

 

Yang disebut Mikrodermabrasi adalah tindakan abrasi (pengelupasan) kulit menggunakan alat khusus dengan bahan utama kristal halus atau bubuk organik.Syaratnya, kulit wajah pasien tak
boleh ada luka terbuka, jerawat aktif, dan tidak dalam keadaan teriritasi. Meskipun demikian perawatan mikrodermabrasi bisa untuk usia 20 tahun ke atas, namun disarankan pada usia remaja sebaiknya “TIDAK” menggunakan mikrodermabrasi, tapi sebaiknya melakukan facial biasa, karena pada usia ini pergantian kulit secara normal masih bagus. Untuk perawatan mikrodermabrasi juga tidak disarankan untuk pasien yang kulitnya sangat sensitif, jerawat meradang, dan telangiectasia (pelebaran pembuluh kapiler, biasanya terdapat di sekitar hidung, pipi, dan kulit yang tipis).Usia 20 tahun disarankan sesekali melakukan perawatan ini. Usia 30 tahun ke atas, satu sampai dua bulan sekali, dan 40 tahun ke atas, sebulan sekali.

 

Ergia Klinik Skincare and Research, dengan metodologi research dan dokter ahli dibidang kulit bermasalah akan meneliti kulit para pasien sehingga perlu tidaknya kondisi dan masalah kulit yang dialami para pasien diperlukan penanganan dengan menggunakan microdermabrasi apa tidak ?

 

Kerja alat mikrodermabrasi adalah mengandalkan semprotan mikro kristal dan vakum yang bersatu pada satu hand piece yang dapat memperbaiki aliran darah perifer, merangsang pembentukan kolagen dan elastin, mengangkat sel-sel mati, memperbaiki countour kulit, sehingga kulit akan tampak lebih bersih dan bercahaya.

 

Memilih perawatan mikrodermabrasi ini umumnya bagi mereka yang mengeluhkan kondisi kulit kusam dan flekflek pada wajah. Perawatan ini berfungsi mengangkat sel kulit mati sehingga warna kulit lebih cerah, tekstur kulit lebih halus dan rata, serta membantu memaksimalkan pemakaian krem.

 

Dalam pengerjaannya, perawatan mikrodermabrasi ini tidak menimbulkan rasa sakit karena kekuatan dan kekasaran diamond tip (mata diamond) yang dipakai bisa disesuaikan dengan kondisi kulit pasien. Dermabrasi/pengelupasan kulit bisa dilakukan dengan penggunaan scrub, sikat, dan microcrystal. Perawatan ini dijamin aman bahkan untuk wanita hamil sekali pun, karena tanpa penggunaan obat-obatan, hanya dengan alat.

 

Proses mikrodermabrasi/pengelupasan kulit menggunakan serbuk kristal aluminium oksida halus dan serum khusus yang disesuaikan dengan masalah kulit. Fungsinya, mengangkat sel-sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit baru serta merangsang pertumbuhan kolagen. Proses pengerjaannya, sebelum masuk ke
mikrodermabrasi, kulit wajah pasien dibersihkan dengan pembersih sesuai kondisi kulit, dapat juga dilakukan massage (pemijatan) dalam keadaan kulit yang tak berjerawat. Setelah proses mikrodermabrasi, wajah dibersihkan dengan kuas sampai bersih dari serbuk kristal. Selanjutnya, wajah dibersihkan dengan pembersih, pengangkatan komedo jika perlu, penutupan komedo dengan high frekuensi (HF), dan terakhir dimasker.

 

Perawatan dengan menggunakan mikrodermabrasi dilakukan setiap 5-7 hari bervariasi antara 10 s/d 24 kali tergantung berat dan ringannya kelainan pada kulit, waktu yang diperlukan sekitar 10 s/d 20 menit untuk sekali pengerjaan. Setelah dilakukan terapi, pasien dianjurkan untuk menghindari paparan matahari yang berlebihan serta beberapa pemakaian krim atau obat tertentu sesuai petunjuk dokter yang merawat.

 

Sudah cukup banyak pembuktian keunggulan teknik mikrodermabrasi dibandingkan teknik peeling kimiawi. Dari sisi waktu penyembuhan, misalnya, mikrodermabrasi memerlukan waktu relatif singkat, sekitar 1-5 jam, dibandingkan dengan peeling kimiawi yang memerlukan waktu 3-7 hari, atau pun peeling dengan laser yang memerlukan waktu sekitar 4-6 minggu.

 

Namun bukan berarti benar tidak ada kerugian dari pemakaian teknik mikrodermabrasi ini, antara lain: tidak boleh atau tidak dapat dilakukan pada kulit yang cenderung hiperpigmentasi, parut yang sudah cukup dalam, jerawat yang aktif (harus diobati dulu, sebelum dilakukan teknik ini) dan membutuhkan ketaatan pasien untuk datang ke klinik. Kalau pasien tidak rajin datang selama masa perawatan, teknik ini juga akan percuma saja. (*)

 

Tags: mikrodermabrasi, skincare, kulit